Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Memuat...
Beredar luas di media sosial kabar bahwa Indonesia akan kehilangan sinyal internet selama tujuh hari akibat gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai kota. Pesan berantai itu membuat resah masyarakat, terutama para pelaku usaha digital yang khawatir aktivitasnya akan lumpuh total.
Jakarta, 2 September 2025 – Beredar luas di media sosial kabar bahwa Indonesia akan kehilangan sinyal internet selama tujuh hari akibat gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai kota. Pesan berantai itu membuat resah masyarakat, terutama para pelaku usaha digital yang khawatir aktivitasnya akan lumpuh total.
Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut tidak benar. Hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), maupun operator telekomunikasi mengenai rencana pemutusan jaringan secara nasional.
Table of contents [Show]
Memang benar sempat terjadi gangguan akses internet di sejumlah lokasi demo, seperti di kawasan Gedung DPR RI Jakarta pada 28 Agustus lalu. Beberapa pengguna mengeluhkan sinyal melemah atau bahkan hilang saat aksi berlangsung. Namun gangguan itu hanya bersifat sementara dan terbatas di area tertentu.
Setelah massa membubarkan diri, jaringan internet kembali normal. Hal ini menegaskan bahwa isu “sinyal hilang 7 hari” tidak memiliki dasar fakta.
Gelombang protes besar yang melanda Indonesia sejak akhir Agustus dipicu oleh beberapa isu, mulai dari polemik tunjangan DPR hingga insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online di Jakarta. Aksi ini meluas ke berbagai kota besar dan beberapa di antaranya berakhir ricuh.
Kominfo menegaskan tidak pernah mengeluarkan instruksi pemutusan internet secara nasional. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap penyebaran hoaks, khususnya yang muncul lewat grup WhatsApp maupun unggahan viral di media sosial.
Kabar mengenai hilangnya sinyal internet selama tujuh hari akibat demo adalah hoaks. Yang benar, gangguan internet hanya terjadi secara lokal di area aksi dan berlangsung sementara. Publik diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Sejumlah warga di Jember dan Bondowoso melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada 19 Maret 2026. Perbedaan ini terjadi karena penggunaan metode hisab tradisional berbasis kitab klasik oleh sebagian kalangan pesantren, yang tidak sama dengan penetapan pemerintah. Meski berbeda, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan aparat gabungan.
Penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal.