WHO: Hantavirus di Kapal Pesiar Diperkirakan Tak Picu Epidemi Besar
WHO memastikan kasus hantavirus di kapal pesiar tidak berpotensi menjadi epidemi besar. Risiko penyebaran dinilai rendah karena virus ini tidak mudah menular antar manusia.
Memuat...
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas wacana terkait libur sekolah selama bulan Ramadhan 1446 H atau puasa tahun ini. Pembahasan tersebut melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
NASIONAL - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas wacana terkait libur sekolah selama bulan Ramadhan 1446 H atau puasa tahun ini. Pembahasan tersebut melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Sudah kami bahas tadi malam lintas kementerian, tapi nanti pengumumannya tunggu sampai surat edarannya keluar," ujar Mu'ti, seperti dikutip pada Rabu (15/1/2025). Meski demikian, keputusan terkait kebijakan libur sekolah pada bulan puasa 2025 akan diputuskan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah kunjungan kerjanya di Arab Saudi. Mu'ti menambahkan, meskipun belum ada keputusan pasti, harapannya pengumuman tersebut akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, puasa 2025 belum dipastikan kapan dimulai, meskipun Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H pada Sabtu (1/3/2025), berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Skema Libur Sekolah Selama Ramadhan 2025
Mu'ti sebelumnya telah menyampaikan tiga opsi yang dipertimbangkan oleh pemerintah terkait libur sekolah selama bulan puasa:
Wacana libur sekolah selama Ramadhan pertama kali diungkap oleh Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi’i. Pemerintah berharap keputusan terkait kebijakan libur sekolah ini dapat segera diputuskan dan diumumkan setelah Menteri Agama selesai menjalani kunjungan kerjanya.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
WHO memastikan kasus hantavirus di kapal pesiar tidak berpotensi menjadi epidemi besar. Risiko penyebaran dinilai rendah karena virus ini tidak mudah menular antar manusia.
Kasus meninggalnya dokter magang di Jambi menjadi perhatian nasional setelah Kementerian Kesehatan mengungkap dugaan adanya oknum dokter yang terlalu mengandalkan peserta internship dalam pelayanan medis. Peristiwa ini memicu evaluasi terhadap sistem pengawasan dan beban kerja dokter muda di rumah sakit.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.