JAMBIKINI – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa kasus hantavirus yang ditemukan di kapal pesiar tidak berpotensi memicu epidemi besar seperti COVID-19.
WHO menyebutkan, risiko penyebaran virus tersebut saat ini masih tergolong rendah. Meski sempat ditemukan beberapa kasus di kapal pesiar MV Hondius, situasinya dinilai tidak mengarah pada ancaman pandemi global.
Diketahui, kasus ini melibatkan penumpang dari berbagai negara. Bahkan, WHO telah memberi notifikasi kepada sedikitnya 12 negara terkait penumpang yang sempat berada di kapal tersebut.
Investigasi awal mengungkap bahwa beberapa kasus kemungkinan berkaitan dengan paparan virus dari lingkungan, khususnya area yang terdapat hewan pengerat, yang memang menjadi sumber utama penularan hantavirus.
Meski begitu, WHO menegaskan bahwa karakteristik hantavirus berbeda dengan virus corona. Penularannya tidak mudah terjadi antar manusia, sehingga risiko penyebaran luas dinilai sangat terbatas.
Saat ini, kapal pesiar tersebut masih dalam pengawasan ketat otoritas kesehatan internasional, sementara langkah-langkah pencegahan terus dilakukan guna memastikan keselamatan para penumpang dan kru.