Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Memuat...
Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang akhir-akhir ini menjadi perhatian di China, juga dilaporkan ditemukan di Indonesia, terutama pada anak-anak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa HMPV bukan virus baru dan bukan ancaman serius. Virus ini dikenal mirip dengan flu biasa dan telah lama ada dalam dunia medis.
NASIONAL - Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang akhir-akhir ini menjadi perhatian di China, juga dilaporkan ditemukan di Indonesia, terutama pada anak-anak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa HMPV bukan virus baru dan bukan ancaman serius. Virus ini dikenal mirip dengan flu biasa dan telah lama ada dalam dunia medis.
Menkes meminta masyarakat untuk tidak panik karena imunitas manusia telah mengenal virus ini sejak lama. Peningkatan kasus flu di negara dengan empat musim, seperti di China, sering terjadi saat musim dingin, tetapi laporan terkait HMPV di sana tidak akurat menurut data pemerintah Tiongkok dan WHO. Di Indonesia, HMPV lebih banyak ditemukan pada anak-anak, namun gejalanya umumnya ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.
Untuk mengurangi risiko penularan, masyarakat diimbau menjaga pola hidup sehat, mengikuti protokol kesehatan, serta segera berkonsultasi jika mengalami gejala seperti batuk, pilek, atau demam. Menkes menekankan pentingnya ketenangan dan kewaspadaan tanpa perlu panik.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Sejumlah warga di Jember dan Bondowoso melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada 19 Maret 2026. Perbedaan ini terjadi karena penggunaan metode hisab tradisional berbasis kitab klasik oleh sebagian kalangan pesantren, yang tidak sama dengan penetapan pemerintah. Meski berbeda, pelaksanaan ibadah tetap berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan aparat gabungan.
Penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal.