WHO: Hantavirus di Kapal Pesiar Diperkirakan Tak Picu Epidemi Besar
WHO memastikan kasus hantavirus di kapal pesiar tidak berpotensi menjadi epidemi besar. Risiko penyebaran dinilai rendah karena virus ini tidak mudah menular antar manusia.
Memuat...
Penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada 20 Maret 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal.
JAKARTA – Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Indonesia berpotensi berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah. Perbedaan ini terjadi karena metode penentuan awal bulan Syawal yang digunakan tidak sama.
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab atau perhitungan astronomi melalui kalender Hijriah yang mereka gunakan.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia belum menetapkan tanggal resmi Lebaran. Pemerintah akan menentukan awal Syawal melalui sidang isbat yang dilakukan setelah pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan sejumlah perkiraan kalender pemerintah, Idul Fitri kemungkinan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, tergantung hasil pengamatan hilal pada akhir Ramadan.
Perbedaan ini bukan hal baru di Indonesia. Penetapan kalender Hijriah sering kali berbeda karena adanya dua pendekatan utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) yang digunakan oleh Muhammadiyah dan rukyat (pengamatan hilal) yang menjadi dasar keputusan pemerintah.
Meski berpotensi terjadi perbedaan tanggal, pemerintah dan para tokoh agama mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan menghormati perbedaan dalam pelaksanaan hari raya.
Jambi Kini adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang wilayah Jambi dan nasional. Sebagai bagian dari PT HADIKA, Jambi Kini berfokus pada penyampaian berita yang akurat dan terpercaya. Dengan cakupan mulai dari politik hingga gaya hidup, Jambi Kini menjadi sumber informasi penting bagi pembaca yang ingin tetap update dengan perkembangan terbaru.
WHO memastikan kasus hantavirus di kapal pesiar tidak berpotensi menjadi epidemi besar. Risiko penyebaran dinilai rendah karena virus ini tidak mudah menular antar manusia.
Kasus meninggalnya dokter magang di Jambi menjadi perhatian nasional setelah Kementerian Kesehatan mengungkap dugaan adanya oknum dokter yang terlalu mengandalkan peserta internship dalam pelayanan medis. Peristiwa ini memicu evaluasi terhadap sistem pengawasan dan beban kerja dokter muda di rumah sakit.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 melalui sidang isbat 19 Maret. Keputusan diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.